{"id":21,"date":"2022-09-29T11:29:18","date_gmt":"2022-09-29T04:29:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?p=21"},"modified":"2022-10-25T10:26:51","modified_gmt":"2022-10-25T03:26:51","slug":"cara-kpr-rumah-lengkap-dengan-simulasi-kpr-bank","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/cara-kpr-rumah-lengkap-dengan-simulasi-kpr-bank\/","title":{"rendered":"Ini Dia Cara KPR Rumah, Lengkap dengan Simulasi KPR Bank!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu keputusan besar dalam hidup ini adalah membeli rumah karena melibatkan jumlah uang yang tidak sedikit dan tidak semua orang dapat memenuhi pembayaran tunai di awal pembayaran. Namun, kini terdapat fasilitas <a href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/kredit-kpr\">Kredit Pemilikan Rumah<\/a> (KPR) yang bisa Anda gunakan untuk meringankan pembayaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KPR adalah fasilitas kredit yang diberikan pada nasabah oleh perbankan untuk membeli sebuah rumah baru atau juga untuk memperbaiki rumah. Lantas, mungkin Anda salah satu orang yang ingin membeli rumah namun memiliki kendala untuk membayarnya secara tunai. Jangan khawatir, mari simak cara KPR berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Umum KPR di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda berniat untuk membeli rumah impian menggunakan KPR maka ketahui syarat pengajuan kpr yang harus Anda persiapkan. Berikut adalah cara mengajukan KPR:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Syarat Pengajuan KPR Pemilik Badan Usaha \/ Wiraswasta<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilik usaha kini mendapatkan kesempatan untuk mengajukan KPR meski syarat yang perlu dipenuhi tidak semudah orang yang mengajukan KPR perorangan. Ketahui syarat mengajukan KPR untuk pemilik badan usaha atau wiraswasta yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi KTP\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi KTP Suami atau Istri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Kartu Keluarga (KK)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Surat Nikah atau Cerai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi NPWP Pribadi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi SIUP<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Tabungan 3 bulan terakhir atau rekening Koran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat pernyataan asli terkait kredit kepemilikan properti<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Syarat KPR Perorangan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pengajuan KPR perorangan cukup mudah. Dokumen yang perlu Anda kumpulkan merupakan dokumen tentang semua identitas Anda. Selain itu, Anda juga harus membuktikan beberapa bukti finansial yang Anda miliki. Inilah beberapa syarat yang perlu Anda penuhi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi KTP\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi KTP Suami atau Istri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Kartu Keluarga (KK)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Surat Nikah atau Cerai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi NPWP Pribadi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Rekening Koran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akta pisah harta Notariil<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Rekomendasi Perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Keterangan Penghasilan, minimal 1 bulan terakhir atau slip gaji<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Persiapan Sebelum Mengajukan KPR\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengajukan KPR memang ada sejumlah persiapan yang perlu dipahami. Berikut ini adalah beberapa persiapannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pastikan Dokumen Persyaratan Lengkap<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda perlu memastikan bahwa persyaratan yang dibutuhkan untuk pengajuan KPR sudah lengkap. Biasanya Bank akan menolak permohonan KPR jika dokumen tersebut belum lengkap. Pastikan terlebih dahulu semua dokumen yang diminta. Jika ada dokumen yang terlewat, tentunya akan terjadi penolakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya untuk karyawan memerlukan slip gaji bulanan dan surat keterangan dari tempatnya bekerja. Sementara untuk pengusaha memerlukan laporan keuangan. Pastikan juga untuk membawa kartu identitas, seperti KTP, Kartu Keluarga, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), hingga Ijazah terakhir.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Perbaiki Performa Finansial<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengajukan KPR, pastikan bahwa Anda tidak pernah mengalami masalah dengan kredit apapun. Jika Anda telah masuk black list Bank Indonesia, sebaiknya lakukan pelunasan terhadap hutang-hutang tersebut sebelum melakukan pengajuan KPR. Perlu diingat bahwa Bank Indonesia memiliki semua catatan kredit Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sedikit adanya kasus penolakan KPR terjadi karena Anda seringkali menunggak pembayaran kredit-kredit. Hal ini tentu membuat reputasi kredit Anda dianggap tidak lancar oleh pihak Bank. Untuk mendapatkan KPR, pastikan memiliki citra yang baik di mata bank dan perlu memperbaiki performa finansial.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Menyadari Kemampuan Bayar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin membeli rumah pasti membutuhkan dana yang tidak sedikit, apalagi pada kawasan perkotaan. Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda melakukan simulasi biaya dan cicilan sebelum memutuskan melakukan pembelian rumah KPR. Hal ini perlu Anda lakukan agar bisa mengambil jenis KPR yang sesuai dengan kondisi keuangan saat itu. Anda juga perlu mempertimbangkan berbagai macam biaya pengeluaran lainnya. Misalnya seperti pajak maupun masa tenor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan memilih yang paling sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Biasanya Bank memberi patokan sebesar 30 persen dari penghasilan setiap bulan untuk membayar KPR. Namun, ada beberapa bank yang mematok hingga 40 persen. Bank akan mengatakan Anda mampu jika memiliki penghasilan tetap. Setelah itu, juga bisa diverifikasi oleh pihak bank jika saldo tabungan Anda telah memenuhi syarat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Pilih Lokasi Rumah yang Tepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya mengurus kelengkapan dokumen untuk pengajuan KPR, namun juga perlu memastikan rumah yang akan dibeli. Pastikan memilih lokasi rumah yang tepat, mulai dari spesifikasi rumah hingga kelengkapan surat-suratnya. Anda perlu memilih lokasi yang strategis dengan akses jalan yang memadai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah yang letaknya dekat di pusat kota, tentu memiliki akses yang cukup mudah menuju berbagai tempat. Selain itu, sangat bagus jika rumah bisa diakses oleh kendaraan pribadi, baik motor atau mobil. Lokasi yang strategis cocok untuk berinvestasi yakni dekat dengan fasilitas publik. Misalnya seperti dekat rumah sakit, sekolah, taman bermain, dan yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas publik tersebut tentunya akan membantu Anda untuk beraktivitas atau memenuhi kebutuhan. Selain itu, perhatikan juga kondisi lingkungan rumah tersebut. Penting bagi Anda untuk menghindari rumah di kawasan rawan banjir dan longsor. Pastikan juga bahwa lokasi rumah tersebut memiliki tingkat keamanan yang tinggi.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Cerdas dalam Memilih Bank<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengajukan KPR, Anda harus cerdas dalam memilih Bank. Memang akan lebih praktis jika Anda memilih bank yang telah melakukan bekerja sama dengan pengembang. Namun seringkali pengembang tidak hanya bekerja sama dengan satu bank saja. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan reputasi bank tersebut terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertimbangkan juga mengenai tawaran suku bunga dan stabilitasnya. Akan lebih baik, jika memilih bank yang menawarkan denda ringan dan fleksibilitas cicilan. Selain itu, bank tersebut transparan dalam menjelaskan semuanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Simulasi KPR Bank untuk KPR<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mendapatkan pengembang rumah yang bisa memberikan proses KPR maka selanjutnya Anda sudah siap untuk memilih bank yang menawarkan KPR. Pada setiap bank akan memiliki penghitungan dan persyaratan untuk pengajuan KPR dan suku bunga kpr yang berbeda. Maka dari itu, Anda harus mempelajari simulasi KPR dan kalkulator KPR rumah di beberapa bank, antara lain:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. kalkulator kpr syariah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KPR syariah dan konvensional tentunya berbeda. Memang betul, kedua jenis KPR memiliki kerja yang sama tetapi perbedaannya ada pada balas jasa. KPR syariah tidak menerapkan suku bunga atau bisa dikatakan bebas riba sedangkan KPR konvensional menerapkan suku bunga. Berikut adalah dua jenis kalkulator kpr syariah:<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Cicilan Tetap<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan bank sudah dihitung dari Awal sehingga cicilan nasabah akan stabil hingga kredit selesai. Bank akan mengambil margin yang besar sebab risiko kredit akan lebih besar.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Akad Murabahah<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembiayaan KPR syariah sebagian besar menggunakan akad murabahah yakni jual beli antara bank dan nasabah. Bank membeli rumah, kemudian menjual pada nasabah sebesar nilai pokok beserta margin keuntungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kalkulator KPR BCA<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika\u00a0 Anda ingin menggunakan KPR BCA, nantinya ada keterangan tentang bunga yang akan dikenakan pada pembelian rumah. Pilihan suku bunga KPR BCA yaitu suku bunga 7% untuk fixed 1 tahun,\u00a0 7.5 fixed untuk 2 tahun, 8% untuk fixed 3 tahun, 8.5% untuk fixed 5 tahun, 8% untuk fixed 3 tahun.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Kalkulator KPR BNI<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk Anda yang ingin menggunakan KPR BNI perlu memperhatikan kalkulator KPR BNI yang berlaku saat ini adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">4,75% pa fixed 2 tahun pertama dan 6,75% pa fixed 1 tahun berikutnya\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">6,25% pa fixed 2 tahun pertama dan 8,25% pa fixed 1 tahun berikutnya\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">7,25% pa fixed 2 tahun pertama dan 8,75% pa fixed 1 tahun berikutnya\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>4. Simulasi kpr maybank<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin Anda berpikir untuk membeli rumah dengan KPR Maybank. Maybank memiliki suku bunga terendah 5,49 untuk masa 1 tahun dan menawarkan KPR Maybank Secondary untuk fix 5 tahun bersama suku bunga 7.495\/tahun.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Persiapan Sebelum Mengajukan KPR<\/b><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Pastikan Dokumen Persyaratan Lengkap<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Perbaiki Performa Finansial<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Menyadari Kemampuan Bayar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Pilih Lokasi Rumah yang Tepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cerdas dalam Memilih Bank<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, setelah Anda mengetahui tips mengajukan KPR agar disetujui bank, jangan lupa untuk melakukan perencanaan keuangan dengan baik dan selalu membayar cicilan tepat waktu. Dengan membayar cicilan tepat waktu, Anda akan memiliki track record yang baik dan track record tersebut akan memudahkan untuk pengajuan KPR dan pembiayaan lain.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu keputusan besar dalam hidup ini adalah membeli rumah karena melibatkan jumlah uang yang tidak sedikit dan tidak semua orang dapat memenuhi pembayaran tunai di awal pembayaran. Namun, kini terdapat fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang bisa Anda gunakan untuk meringankan pembayaran.\u00a0 KPR adalah fasilitas kredit yang diberikan pada nasabah oleh perbankan untuk membeli [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":23,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-21","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-finance"],"acf":[],"fimg_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/KPR-Rumah-scaled.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1734,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21\/revisions\/1734"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}