{"id":2255,"date":"2022-12-19T15:18:11","date_gmt":"2022-12-19T08:18:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?p=2255"},"modified":"2023-06-14T13:12:13","modified_gmt":"2023-06-14T06:12:13","slug":"contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/","title":{"rendered":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Secara Cash Bertahap"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Surat perjanjian jual beli rumah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan tanda bukti bahwa sudah terjadi proses perpindahan tangan terhadap kepemilikan aset properti. Biasanya, surat jual beli rumah tersebut ditandatangani di depan PPAT atau notaris.\u00a0 Salah satu pembuatan surat perjanjian ini adalah untuk menghindari konflik yang kemungkinan terjadi di hari kemudian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila terjadi sebuah tindakan yang bersifat melanggar hukum, maka dokumen tersebut dapat menjadi sebuah alat bukti yang cukup kuat. Kelengkapan dari surat jual beli tanah dan rumah tersebut juga bakal membantu pada saat Anda mengurus sertifikat ke BPN (Badan Pertanahan Nasional).\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian <\/b><b>Surat Perjanjian Jual Beli Rumah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk bisa mempunyai atau membeli rumah sekarang ini tentu bukan hal yang sederhana. Pasalnya, selain harganya yang kian melonjak, ada juga beberapa persyaratan yang wajib terpenuhi. Lain halnya apabila hunian itu merupakan rumah warisan atau hibah dari keluarga, yang mana tidak terdapat campur tangan dari pihak lain di dalam proses kepemilikannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda apabila Anda berniat untuk <a href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/ini-dia-daftar-bank-penyedia-kpr-murah\/\">membeli rumah baru<\/a> maupun sekunder (hunian yang bakal dipindahkan dari penjualnya ke pihak pembeli). Sebab, terdapat beberapa legalitas yang wajib diurus dan juga disepakati antara pihak penjual maupun pembelinya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kenapa Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Penting<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika hendak membeli sebidang tanah atau rumah, terdapat beberapa dokumen yang harus Anda lengkapi. Salah satunya yaitu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">surat perjanjian jual <a href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/c\/rumah\">beli rumah <\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">atau SPJB.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab surat itu akan bisa menjamin keamanan dari transaksi jual-beli rumah yang Anda lakukan. Dengan surat itu, legalitas jual-beli akan lebih terjamin. Setelah pilihan rumah yang hendak dibeli sudah mantap, maka tahapan berikutnya yaitu Anda harus mempersiapkan SPJB rumah antara pemilik properti yang lama dengan Anda yang akan membeli hunian itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjanjian tersebut dapat menjadi bukti sah dan kuat di dalam hal kepemilikan rumah. Anda perlu memastikan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">surat perjanjian jual beli rumah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">telah diterima dengan baik. Adapun SPJB itu fungsinya adalah sebagai bukti bahwa terjadi kesepakatan antara penjual dengan pembeli sudah disetujui. Nantinya, SPJB ini akan dipakai untuk mengurus sertifikat ke BPN.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun penting, tapi faktanya tidak sedikit orang yang menganggap bahwa membuat SPJB rumah merupakan hal yang merepotkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses pembelian properti termasuk rumah, ada banyak dokumen penting yang perlu Anda perhatikan. Beberapa di antaranya adalah SPJB (Surat Perjanjian Jual Beli) dan AJB (Akta Jual Beli).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan heran, selama ini mungkin Anda mengira bahwa keduanya merupakan hal yang sama. Nyatanya, baik SPJB maupun AJB merupakan dua hal yang tidak sama. Sebagaimana namanya, SPJB adalah surat untuk menjamin kepastian transaksi pembayaran serta penyerahan sebuah barang yang nilai harganya cukup besar (dalam hal ini rumah). <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Surat perjanjian jual beli rumah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">adalah akta non otentik serta hanya melibatkan pihak penjual dan pembeli rumah. Tidak terdapat campur tangan notaris maupun PPAT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, AJB adalah dokumen otentik yang dibuat oleh PPAT untuk peralihan hak atas tanah serta bangunannya. Pembuatan AJB rumah telah diatur lewat Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 8 Tahun 2012 Mengenai Pendaftaran Tanah. AJB merupakan akta otentik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Segala bentuk perjanjian terlebih mengenai sistem pembayaran, benar-benar tertulis di dalam Akta Jual Beli. Sehingga, apabila pembeli mangkir dari perjanjian itu, bisa saja diproses dengan aturan hukum yang berlaku.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh Draft Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Cash Bertahap<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Perjanjian Jual Beli Rumah<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kami yang bertanda tangan di bawah ini:\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nama : Jhonny Nakamoto Yuta\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Umur : 32 Tahun\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan : Karyawan Swasta\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat : Pengkol 3 01\/03, Jatiayu Karangmojo, Gunungkidul 55891<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">NIK : 1133211301910001<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi selaku PIHAK PERTAMA (Penjual).<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nama : Kareyna Zahra<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Umur : 28 Tahun\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan : Karyawan Swasta\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat : Bumi Serpong Damai Cluster Belia, Tangerang Selatan, Jawa Barat\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">NIK : 12344113019000431<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi selaku PIHAK KEDUA (Pembeli).<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tanggal 25 Januari 2022, PIHAK PERTAMA telah menjual atau melepas secara mutlak sebuah rumah dengan luas tanah 400 M2 dan luas bangunan sebesar 200 M2 kepada PIHAK KEDUA dengan harga tunai Rp 3.000.000.000 (Tiga miliar rupiah). Pembayaran dilaksanakan di depan saksi-saksi secara tunai bertahap.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun ketentuan proses pembayaran secara tunai bertahap dapat dipaparkan dengan persayaratan sebagai berikut :\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayaran DP telah dilunasi sebelum surat ini dibuat dengan nominal sebesar Rp 1.000.000.000 (satu rupiah), tertanggal 25 Januari 2022.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayaran kedua dilaksanakan paling lambat pada tanggal 25 Februari 2022 dengan nominal sebesar Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayaran ketiga dilakukan paling lambat pada tanggal 25 Maret 2022 senilai Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayaran keempat dilakukan paling lambat tanggal 25 April 2022 dengan jumlah Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pelunasan dilakukan maksimal pada tanggal 25 Mei 2022 sejumlah Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila proses pembayaran mengalami keterlambatan, maka akan dikenakan penalti sebesar Rp 1.500.000 per hari.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Penghuni sudah boleh menempati rumah setelah pembayaran tahap kedua, sejumlah Rp 500.000.000.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Persyaratan pengambilan sertifikat rumah akan dilangsungkan setelah masa pelunasan pembelian rumah.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Balik nama kepemilikan hunian rumah sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab dari pihak kedua.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Batas-batas wilayah penghuni rumah dari pihak kedua adalah sebagai berikut:<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelah barat : Rumah Genta Andhika<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelah timur : Rumah Anasya Feela<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelah utara : Rumah Rania Veronica<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelah selatan : Rumah Stevan Putra\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pada waktu akad jual beli tanah, baik PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA, dan semua saksi memberi pernyataan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, serta segala sesuatu dengan itikad baik.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">surat perjanjian jual beli rumah <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini dibuat, dimengerti, dan disepakati oleh PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA, juga saksi-saksi tanpa ada paksaan dari pihak manapun.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bilamana terjadi kesalahan administrasi maka akta jual beli ini dibenahi atas kesepakatan masing-masing pihak. Berikut penandatanganan sebagai mulainya dari pemindahan hak milik PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bogor, 22 Januari 2022<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">TANDA TANGAN MASING-MASING<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">PIHAK PERTAMA <\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">PIHAK KEDUA<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jhony Nakamoto\u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Yuta Kareyna Zahra<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">SAKSI-SAKSI<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saksi I Saksi II<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rayana Fitria\u00a0 \u00a0 Dennis Hardiansyah<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu tadi pembahasan tentang pentingnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">surat perjanjian jual beli rumah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan juga contohnya. SPJB rumah biasanya dibuat ketika pembayaran rumah belum dilunasi oleh pihak pembeli atau dapat juga keran sertifikat rumah masih di dalam agunan bank. Sederhananya, SPJB rumah ini dipakai sebagai tanda jadi serta tanda bukti sudah melakukan jual-beli rumah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surat perjanjian jual beli rumah merupakan tanda bukti bahwa sudah terjadi proses perpindahan tangan terhadap kepemilikan aset properti. Biasanya, surat jual beli rumah tersebut ditandatangani di depan PPAT atau notaris.\u00a0 Salah satu pembuatan surat perjanjian ini adalah untuk menghindari konflik yang kemungkinan terjadi di hari kemudian.\u00a0 Apabila terjadi sebuah tindakan yang bersifat melanggar hukum, maka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":2259,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[14],"tags":[],"acf":[],"fimg_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-surat-perjanjian-jual-beli-rumah.jpg","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Secara Cash Bertahap<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inilah contoh surat perjanjian jual beli rumah secara bertahap untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan skema cash bertahap.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Secara Cash Bertahap\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inilah contoh surat perjanjian jual beli rumah secara bertahap untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan skema cash bertahap.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-19T08:18:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-14T06:12:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-surat-perjanjian-jual-beli-rumah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"493\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Secara Cash Bertahap","description":"Inilah contoh surat perjanjian jual beli rumah secara bertahap untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan skema cash bertahap.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-snippet":"max-snippet:-1","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Secara Cash Bertahap","og_description":"Inilah contoh surat perjanjian jual beli rumah secara bertahap untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan skema cash bertahap.","og_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/","og_site_name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda","article_published_time":"2022-12-19T08:18:11+00:00","article_modified_time":"2023-06-14T06:12:13+00:00","og_image":[{"width":740,"height":493,"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-surat-perjanjian-jual-beli-rumah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Amirul Balada","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Amirul Balada","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/","name":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Secara Cash Bertahap","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-12-19T08:18:11+00:00","dateModified":"2023-06-14T06:12:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5"},"description":"Inilah contoh surat perjanjian jual beli rumah secara bertahap untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan skema cash bertahap.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-rumah-secara-cash-bertahap\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Secara Cash Bertahap"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/","name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, dan Tips Properti untuk Anda","description":"Linktown","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5","name":"Amirul Balada","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","caption":"Amirul Balada"},"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/author\/amirul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2255"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2255"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2873,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2255\/revisions\/2873"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}