{"id":3898,"date":"2023-11-06T13:10:19","date_gmt":"2023-11-06T06:10:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?p=3898"},"modified":"2023-11-06T13:10:19","modified_gmt":"2023-11-06T06:10:19","slug":"9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/","title":{"rendered":"9 Cara Agar WA Tidak Disadap, Terbukti Efektif!"},"content":{"rendered":"<h2><strong>Cara Supaya WA Tidak Mudah Disadap<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara agar wa tidak disadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat kamu atasi dengan beberapa cara dari mulai memanfaatkan fitur yang tersedia di WA sampai dengan mendownload aplikasi pihak ketiga. Selain menimbulkan ketidaknyamanan, ketiak WA disadap data atau informasi yang sifatnya pribadi dapat bocor ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Tentu hal tersebut akan merugikan kamu, bukan? Untuk itu, inilah beberapa cara supaya WA tidak mengalami penyadapan.<\/span><\/p>\n<h3><b><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Aktifkan Verifikasi Dua Faktor<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengamankan wa agar tidak disadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah. Dimana fitur ini sendiri sudah WA sediakan untuk mendukung keamanan informasi para penggunanya. Untuk mengaktifkan fitur ini, kamu dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini!<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik titik tiga vertikal yang ada pada sisi kanan WA<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, klik pengaturan, pilih akun, dan klik Two Step Verificationan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, klik Enable<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang, coba masukan enam kode rahasia yang telah kamu gunakan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dimana ketiak ada yang mau login menggunakan akun di perangkat lainnya, ia perlu memasukan pin ini terlebih dahulu. Sehingga, pastikan kode ini tidak dibagikan kepada siapapun untuk menunjang keamanan.<\/span><\/p>\n<h3><b><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Aktifkan Pemindai Sidik Jari<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara agar wa tidak bisa disadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu dengan mengaktifkan pemindaian sidik jari. Sehingga tidak ada yang dapat mengakses akun WA yang kamu miliki dengan sembarangan. Bahkan mereka pun tidak dapat menyadap WA dengan menscan ko QR begitu saja. Untuk mengaktifkan nya sendiri, ikuti beberapa cara berikut ini!<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih titik vertikal yang berada pada bagian kanan atas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik privasi\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih kunci sidik jari<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, klik aktifkan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, pengguna akan diminta untuk melakukan rekam sidik jari<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, WA pun akan meminta pengguna memilih durasi untuk membuat aplikasi terkunci secara otomatis. Apakah itu 1 menit atau bahkan 30 menit\u00a0 setelah digunakan oleh pengguna.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b><\/b><b>Logout Whatsapp Web Dari Device Yang Mencurigakan Pastikan Nomor Handphone Tetap\u00a0 Aktif<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu sedang mencari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara agar wa tidak bisa disadap tanpa aplikasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan mudah?jika, maka kamu dapat mengecek pengaturan dari WA. Setelah itu, lihatlah apakah ada perangkat yang tertaut. Jika ada perangkat yang sekiranya kamu tidak mengenalnya, maka dapat langsung kamu logout sesegera mungkin.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih titik tiga vertikal yang ada pada bagian atas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik WA Web<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Lihat perangkat apa saja yang masuk<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada perangkat yang tidak dikenali, maka klik logout dari semua perangkat yang terhubung<br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Pastikan Nomor Handphone Tetap Aktif<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, mengetahui <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara mengetahui siapa yang menyadap wa kita <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terbilang cukup sulit. Kecuali kamu memiliki kemampuan memadai dalam bidang IT. Bisa juga dengan memanfaatkan aktivitas yang ada pada pengaturan WA. Biasanya, semua perangkat yang terhubung dengan akun WA akan tertulis di sana. Misalnya, tipe atau jenis perangkat yang terhubung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sana kamu bisa menyempitkan siapa saja pelaku yang menyadap WA mu. Meskipun sebenarnya, hal ini perlu penyelidikan lebih lanjut. Lalu bagaimana supaya hal tersebut tidak terjadi? Hal yang pertama yang perlu lakukan adalah memastikan nomor handphone yang digunakan untuk akun WA tetap aktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahalanya, jika akan login pada perangkat baru, biasanya Wa akan mengirimkan kode OTP pada nomor tersebut melalui SMS. Sehingga jika hal tersebut terjadi, maka kamu dapat langsung memperkuat keimanan nya.<\/span><\/p>\n<h3><b><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Aktifkan Kunci Layar Whatsapp Anda<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat mengikuti c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ara agar nomor tidak bisa disadap\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini dengan mengaktifkan kunci layar pada WA yang dimiliki. Dengan begitu, Wa tidak dapat dibuka atau diakses oleh siapa saja. untuk mengaktifkannya sendiri, kamu hanya perlu melakukan beberapa cara ini!<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik titik tiga vertikal pada\u00a0 bagian kanan atas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik pengaturan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih privasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik opsi kunci layar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, kamu akan diminta untuk melakukan pemindaian sidik jari.<br \/>\n<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Sesuaikan Pengaturan Privasi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membuat WA yang kamu miliki, maka dapat menggunakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara melindungi whatsapp agar tidak disadap dengan mengatur privasi pada WA.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Sehingga kamu dapat memilih siapa saja yang dapat melihat profil, status, melihat laporan terbaca, siapa saja yang dapat menerima panggilan, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Dengan begitu, kamu akan mudah mengidentifikasi, apakah akun WA mu telah disadap atau tidak. Misalnya, saat kamu mengaktifkan terlihat online, tetapi ternyata pada saat kamu melihat status online wa tidak diketahui, maka bisa jadi itu menandakan WA mu telah disadap. Anda dapat mengaktifkan cadangan enkripsi end to end atau mengaktifkan verifikasi dua langkah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Aktifkan Verifikasi Dua Langkah:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik menu privasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih mulai pemeriksaan privasi pada bagian atas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, klik tambahan perlindungan ekstra<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik verifikasi dua langkah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dan masukkan pin<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Aktifkan Enkripsi End to End<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Aktifkan verifikasi dua langkah:<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik menu privasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih mulai pemeriksaan privasi pada bagian atas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik tambahan lebih banyak privasi ke chat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik cadangan terenkripsi end to end<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik aktifkan<br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Install Ulang Whatsapp<\/strong><br \/>\nSetelah kamu mengetahui <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara memeriksa hp disadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan memang WA telah mengalami penyadapan oleh pihak ketiga, maka hal yang perlu kamu lakukan adalah menginstal WA. Untuk caranya sendiri, yaitu sebagai berikut!<\/span><\/h3>\n<h3><strong>Hapus atau uninstall WA<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih pengaturan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, masuk ke aplikasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, pilih aplikasi WA dan hapus\/uninstall<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Instal Ulang WA<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Masuk ke play store<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, masukan keyword pada tab pencarian \u2018\u2019WhatsApp\u201d<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Klik instal dan tunggu beberapa saat sampai berhasil<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berhasil, buka aplikasi tersebut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Masukan nomor WA yang sama dengan akun sebelumnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kode OTP masuk melalui sms ke nomor handphone yang telah terdaftar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Masukan kode OTP tersebut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<strong>Install Aplikasi Keamanan Lainnya<\/strong><br \/>\nC<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ara agar hp tidak disadap\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">selanjutnya dengan instal aplikasi pihak ketiga pada handphone yang kamu gunakan. Meskipun sama-sama memiliki fungsi untuk melindungi handphone maupun aplikasi dari penyadapan, tetapi setiap software tersebut memiliki karakteristik sendiri.<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk rekomendasi aplikasinya antara lain adalah AppLock Pro, AppLock Fingerprint, LOCK, Norton App Lock, Perfect AppLock, dan Smart AppLock. Namun, sebelum mengunduh software tersebut, pastikan memori penyimpan handphone memiliki ruang yang cukup. Sehingga aplikasi dapat bekerja secara optimal.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><b>Nonaktifkan Akun<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu merasa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">wa disadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan telah melakukan berbagai cara, tetapi tidak bisa ? Jika iya, maka langkah terakhir yang dapat kamu lakukan yaitu dengan menonaktifkan akun tersebut sesegera mungkin. Sehingga tidak ada yang dapat menggunakan akun kamu dengan sembarangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Caranya sendiri yaitu dengan mengirimkan email kepada pihak WA melalui alamat support@whatsapp.com. Kemudian pada badan atau subject email, tulis \u201cLost\/stolen: please deactivate my account\u2019\u2019. Apabila hal ini berhasil, maka kamu memiliki waktu sekitar 30 hari untuk mengaktifkan akun tersebut kembali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara agar WA tidak disadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu dengan cara mengaktifkan verifikasi dua langkah, mengaktifkan pemindaian sidik jari, logout perangkat dari WA web, menginstal ulang aplikasi, dan sebagainya. Selain itu, untuk mencegah WA mu dapat tersadap orang lain, hindari untuk mendownload file atau aplikasi yang tidak jelas. Pasalnya, bisa jadi dari unduhanmu tersebut malah akan menjadi bumerang dan akhirnya merugikan dirimu sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Supaya WA Tidak Mudah Disadap Cara agar wa tidak disadap dapat kamu atasi dengan beberapa cara dari mulai memanfaatkan fitur yang tersedia di WA sampai dengan mendownload aplikasi pihak ketiga. Selain menimbulkan ketidaknyamanan, ketiak WA disadap data atau informasi yang sifatnya pribadi dapat bocor ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Tentu hal tersebut akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":3899,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"acf":[],"fimg_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/dimitri-karastelev-ynJaWgrwSlM-unsplash-scaled.jpg","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>9 Cara Agar WA Tidak Disadap, Terbukti Efektif!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara WA tidak disadap yaitu dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, logout perangkat dari WA web, instal ulang aplikasi, dan sebagainya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"9 Cara Agar WA Tidak Disadap, Terbukti Efektif!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara WA tidak disadap yaitu dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, logout perangkat dari WA web, instal ulang aplikasi, dan sebagainya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-06T06:10:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/dimitri-karastelev-ynJaWgrwSlM-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"9 Cara Agar WA Tidak Disadap, Terbukti Efektif!","description":"Cara WA tidak disadap yaitu dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, logout perangkat dari WA web, instal ulang aplikasi, dan sebagainya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-snippet":"max-snippet:-1","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"9 Cara Agar WA Tidak Disadap, Terbukti Efektif!","og_description":"Cara WA tidak disadap yaitu dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, logout perangkat dari WA web, instal ulang aplikasi, dan sebagainya.","og_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/","og_site_name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda","article_published_time":"2023-11-06T06:10:19+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/dimitri-karastelev-ynJaWgrwSlM-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Amirul Balada","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Amirul Balada","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/","name":"9 Cara Agar WA Tidak Disadap, Terbukti Efektif!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-11-06T06:10:19+00:00","dateModified":"2023-11-06T06:10:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5"},"description":"Cara WA tidak disadap yaitu dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, logout perangkat dari WA web, instal ulang aplikasi, dan sebagainya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/9-cara-agar-wa-tidak-disadap-terbukti-efektif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"9 Cara Agar WA Tidak Disadap, Terbukti Efektif!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/","name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, dan Tips Properti untuk Anda","description":"Linktown","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5","name":"Amirul Balada","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","caption":"Amirul Balada"},"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/author\/amirul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3898"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3898"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3898\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3900,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3898\/revisions\/3900"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3899"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}