{"id":4312,"date":"2024-02-27T10:52:41","date_gmt":"2024-02-27T03:52:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?p=4312"},"modified":"2024-02-27T10:52:41","modified_gmt":"2024-02-27T03:52:41","slug":"bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/","title":{"rendered":"Bata Ringan: Kekurangan, Kelebihan dan Perbedaan Bata Ringan dan Batako"},"content":{"rendered":"<p><b>Bata ringan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah jenis bahan bangunan yang umumnya digunakan dalam konstruksi untuk membuat dinding dan partisi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ini disebut &#8220;ringan&#8221; karena memiliki berat yang lebih rendah dibandingkan dengan bata konvensional atau bata merah.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan utama pembuatan bata ringan adalah campuran antara semen, pasir, air, dan bahan tambahan berupa bahan pengembang atau bahan penyusun lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kelebihan Bata Ringan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan populer dalam konstruksi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa <\/span><b>kelebihan bata ringan <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">antara lain:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Berat Ringan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu keunggulan utama bata ringan adalah beratnya yang lebih ringan dibandingkan dengan bata konvensional atau bata merah.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini memudahkan proses konstruksi dan mengurangi beban struktural pada bangunan.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Isolasi Termal yang Baik:<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan memiliki kemampuan isolasi termal yang baik sehingga mampu membantu menjaga suhu di dalam ruangan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, bata ringan juga mampu mengurangi kebutuhan pemanasan atau pendinginan, dan meningkatkan efisiensi energi.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Isolasi Akustik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain isolasi termal, bata ringan juga memberikan isolasi akustik yang baik, ini dapat membantu meredam suara dari luar atau antar ruangan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kelebihan bata ringan yang bisa meredam suara, tentu kondisi hunian tidak akan terlalu bising.<\/span><\/p>\n<p><b>4. Daya Tahan Gempa<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih banyak yang belum tau bahwa bata ringan memiliki fungsi untuk menahan atau memperkecil dampak kerusakan saat gempa terjadi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun ringan, bata ringan memiliki kekuatan yang memadai dan sifat fleksibel, membuatnya cocok untuk digunakan dalam konstruksi tahan gempa.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b>5. Pemasangan Cepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan memiliki Ukuran yang presisi dan sangat mudah untuk dipotong sehingga membuatnya efisien dalam pemasangan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibandingkan dengan bata merah, pemasangan bata ringan lebih mudah sehingga prosesnya bisa lebih cepat.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Efisiensi Energi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kemampuan isolasi termal yang baik, bata ringan dapat membantu meningkatkan efisiensi energi di dalam bangunan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, bata ringan juga bisa mengurangi biaya pemanasan atau pendinginan.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Ramah Lingkungan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses produksi bata ringan umumnya lebih ramah lingkungan karena menggunakan lebih sedikit bahan baku dan energi dibandingkan dengan bata konvensional. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan cuma aman untuk digunakan, proses produksi bata ringan sangatlah ramah lingkungan.<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Pilihan Desain Variatif<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk, memberikan fleksibilitas dalam desain dan penataan dinding. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dibandingkan dengan bata konvensional atau bata merah, tentu bentuk bata ringan lebih variatif.<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Daya Serap Air Rendah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan cenderung memiliki daya serap air yang lebih rendah, mengurangi risiko kelembaban pada dinding dan mencegah pertumbuhan jamur. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jamur akan sulit untuk tumbuh karena daya serap air dari bata ringan tidak sebesar bata konvensional.<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Ketahanan Terhadap Serangan Rayap<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan memiliki sifat yang kurang menarik bagi rayap, sehingga memberikan perlindungan tambahan terhadap serangan hama. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beda halnya dengan bata konvensional, rayap biasanya tidak akan merusak bata ringan.<\/span><\/p>\n<h3><b>11. Mudah Dikelola dan Dimanfaatkan Kembali<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan lebih mudah dikelola dan bisa dimanfaatkan kembali dalam proyek renovasi atau pembangunan ulang. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kelebihan-kelebihan ini membuat bata ringan menjadi pilihan yang baik dalam banyak proyek konstruksi, terutama ketika mempertimbangkan faktor kecepatan konstruksi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kekurangan Bata Ringan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun bata ringan memiliki banyak kelebihan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, namun ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa <\/span><b>kekurangan bata ringan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> meliputi:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Harga yang Lebih Tinggi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan cenderung lebih mahal dibandingkan dengan bata konvensional atau bata merah.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dapat memengaruhi biaya keseluruhan proyek konstruksi.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kekuatan Menengah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun memiliki kekuatan yang memadai, bata ringan umumnya memiliki kekuatan yang lebih rendah dibandingkan dengan beberapa jenis bahan konstruksi lainnya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, perlu perhitungan desain yang tepat agar struktur bangunan tetap kokoh.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Rentan terhadap Kerusakan Fisik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan dapat rentan terhadap kerusakan fisik jika tidak diatasi dengan hati-hati selama proses konstruksi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pemindahan atau pemotongan yang tidak benar dapat menyebabkan kerusakan.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Daya Serap Air yang Lebih Tinggi dari Bata Plester<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun memiliki daya serap air yang lebih rendah dibandingkan dengan bata merah, bata ringan masih memiliki daya serap air yang lebih tinggi dibandingkan dengan bata plester. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan masih memerlukan perlakuan tambahan untuk mencegah kelembaban.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Proses Produksi yang Memerlukan Energi Tinggi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun ramah lingkungan setelah digunakan, proses produksi bata ringan memerlukan energi yang cukup tinggi, terutama dalam tahap curing (pengeringan). <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Keperluan energi yang cukup tinggi menjadi salah satu kekurangan bata ringan dalam proses pembuatan atau produksi.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Keterbatasan Ukuran<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan sering tersedia dalam ukuran yang terbatas, sehingga mungkin memerlukan lebih banyak bata dan tambahan bahan lainnya untuk mencapai dimensi yang diinginkan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikitnya variasi ukuran yang tersedia, tentu menyulitkan Anda untuk memperoleh ukuran yang sesuai keinginan.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Pentingnya Penggunaan Mortar yang Tepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mortar menjadi salah satu bahan baku dalam pembuatan bata ringan, namun pemakaiannya tidak boleh sembarangan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pemasangan bata ringan membutuhkan pemilihan mortar yang tepat, penggunaan mortar yang tidak sesuai dapat mengakibatkan kelemahan struktural.<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Keterbatasan Beban Tahan Api<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun memiliki daya tahan api, bata ringan mungkin memiliki keterbatasan dalam menahan beban api yang tinggi, terutama jika dibandingkan dengan material tahan api khusus. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk mempertimbangkan kekurangan ini dan merencanakan penggunaan bata ringan dengan bijaksana sesuai dengan kebutuhan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam banyak kasus, kekurangan-kekurangan ini dapat diatasi dengan perencanaan dan penerapan yang baik selama proses konstruksi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan Bata Ringan dan Batako<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan dan batako adalah dua jenis bahan bangunan yang umum digunakan dalam konstruksi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah perbedaan utama antara bata ringan dan batako:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Bahan Baku<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bata Ringan: Terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan bahan pengembang seperti aluminum powder atau bahan kimia tertentu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Batako: Terbuat dari campuran semen, pasir, dan seringkali agregat lain seperti batu split atau kerikil.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Berat<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bata Ringan: Lebih ringan dibandingkan dengan batako.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Batako: Lebih berat dibandingkan dengan bata ringan, sehingga mungkin memerlukan tenaga kerja lebih banyak selama proses konstruksi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Isolasi Termal dan Akustik<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bata Ringan: Memiliki isolasi termal yang baik dan juga memberikan isolasi akustik yang baik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Batako: Isolasi termal dan akustiknya umumnya kurang dibandingkan dengan bata ringan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>4. Kekuatan<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bata Ringan: Meskipun ringan, bata ringan memiliki kekuatan yang memadai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Batako: Biasanya memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bata ringan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>5. Proses Produksi<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bata Ringan: Diproduksi dengan cara menggabungkan bahan-bahan dasar dan mengeringkannya menggunakan tekanan dan suhu tinggi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Batako: Diproduksi dengan mencampurkan bahan baku dan mencetaknya dalam bentuk cetakan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>6. Ukuran dan Bentuk<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bata Ringan: Tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk, memberikan fleksibilitas dalam desain dan penataan dinding.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Batako: Umumnya memiliki ukuran yang lebih standar dan kurang variasi bentuknya dibandingkan dengan bata ringan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>7. Harga<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bata Ringan: Biasanya <\/span><b>harga bata ringan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih tinggi dibandingkan dengan batako.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Batako: Lebih ekonomis dalam hal harga, membuatnya menjadi pilihan yang lebih terjangkau.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan antara bata ringan dan batako tergantung pada kebutuhan dan persyaratan konstruksi spesifik proyek.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa proyek mungkin lebih cocok menggunakan bata ringan sementara yang lain mungkin lebih cocok dengan batako, tergantung pada faktor seperti beban struktural, efisiensi energi, dan anggaran.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kesimpulan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan ukuran standar dalam 1 kubik, bata ringan ukuran 7,5 cm biasanya terdiri dari 111 pcs dan ukuran 10 cm biasanya berisikan 83 pcs. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bata ringan kuat untuk pembuatan rumah karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kualitas bahan, desain struktural, dan proses produksi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, bata ringan memiliki banyak kelebihan, terutama dalam hal berat, isolasi termal dan akustik, serta fleksibilitas desain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kekurangannya seperti harga yang lebih tinggi dan rentan terhadap kerusakan fisik juga harus dipertimbangkan dalam konteks spesifik suatu proyek.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan jenis bahan konstruksi harus didasarkan pada kebutuhan, kondisi proyek, dan pertimbangan anggaran. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian pembahasan lengkap mengenai <\/span><b>bata ringan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dan semoga semua bahasannya bisa bermanfaat buat para pembaca.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bata ringan adalah jenis bahan bangunan yang umumnya digunakan dalam konstruksi untuk membuat dinding dan partisi.\u00a0Bata ini disebut &#8220;ringan&#8221; karena memiliki berat yang lebih rendah dibandingkan dengan bata konvensional atau bata merah.\u00a0Bahan utama pembuatan bata ringan adalah campuran antara semen, pasir, air, dan bahan tambahan berupa bahan pengembang atau bahan penyusun lainnya. Kelebihan Bata Ringan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":4313,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[17],"tags":[255,254,256],"acf":[],"fimg_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/gareth-david-KREQ7J7nsNw-unsplash.jpg","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bata Ringan: Kekurangan, Kelebihan dan Perbedaan Bata Ringan dan Batako<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bata ringan merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang umumnya dipergunakan untuk pembuatan konstruksi dalam pembuatan dinding.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bata Ringan: Kekurangan, Kelebihan dan Perbedaan Bata Ringan dan Batako\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bata ringan merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang umumnya dipergunakan untuk pembuatan konstruksi dalam pembuatan dinding.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-27T03:52:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/gareth-david-KREQ7J7nsNw-unsplash.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bata Ringan: Kekurangan, Kelebihan dan Perbedaan Bata Ringan dan Batako","description":"Bata ringan merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang umumnya dipergunakan untuk pembuatan konstruksi dalam pembuatan dinding.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-snippet":"max-snippet:-1","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bata Ringan: Kekurangan, Kelebihan dan Perbedaan Bata Ringan dan Batako","og_description":"Bata ringan merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang umumnya dipergunakan untuk pembuatan konstruksi dalam pembuatan dinding.","og_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/","og_site_name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda","article_published_time":"2024-02-27T03:52:41+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1280,"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/gareth-david-KREQ7J7nsNw-unsplash.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Amirul Balada","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Amirul Balada","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/","name":"Bata Ringan: Kekurangan, Kelebihan dan Perbedaan Bata Ringan dan Batako","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-02-27T03:52:41+00:00","dateModified":"2024-02-27T03:52:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5"},"description":"Bata ringan merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang umumnya dipergunakan untuk pembuatan konstruksi dalam pembuatan dinding.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/bata-ringan-kekurangan-kelebihan-dan-perbedaan-bata-ringan-dan-batako\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bata Ringan: Kekurangan, Kelebihan dan Perbedaan Bata Ringan dan Batako"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/","name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, dan Tips Properti untuk Anda","description":"Linktown","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5","name":"Amirul Balada","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","caption":"Amirul Balada"},"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/author\/amirul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4312"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4312"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4314,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4312\/revisions\/4314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}