{"id":4464,"date":"2024-04-07T12:15:32","date_gmt":"2024-04-07T05:15:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?p=4464"},"modified":"2024-04-05T12:27:11","modified_gmt":"2024-04-05T05:27:11","slug":"simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/","title":{"rendered":"Simak Pembahasan Cara Memperpanjang HGB di Sini!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perpanjangan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> atau Hak Guna Bangunan merupakan salah-satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik properti terutama tanah. Hal ini karena, berkaitan dengan hukum yang telah ditentukan bagi kewenangan hak guna pakai pada tanah tersebut. Untuk menjaga ketertiban alih fungsi lahan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa merugikan satu pihak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perpanjangan hgb yang sudah mati<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pemilik bangunan berhak memperpanjang masa guna pakai atau memilih berhenti. Begitupun dengan pemilik tanah yang tidak dapat memaksa agar HGB diperpanjang. Namun, berwenang mengusir secara tertib pemilik bangunan apabila sudah jatuh tempo atau sudah keluar dari batas waktu ketentuan guna pakai menurut hukum.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dasar Hukum Perpanjangan HGB<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar hukum perpanjangan HGB sendiri berada di pasal 37 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021. Menyebutkan bahwa HGB di atas Tanah Negara atau Hak Pengelolaan memiliki jangka waktu sampai 30 tahun. Kemudian dapat diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 tahun dan diperbarui maksimal sampai 30 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi total masa berlaku HGB hanya sampai 80 tahun saja. Sementara untuk<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">HGB di atas Tanah Hak Milik memiliki jangka waktu maksimal sampai dengan 30 tahun. Akan tetapi, ada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan perpanjangan dan pembaharuan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang perlu Anda pahami untuk memperinci jarak waktu tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dimana pembaharuan HGB hanya bisa dilakukan untuk jangka waktu maksimal 30 tahun menggunakan akta pemberian Hak Guna Bangunan di atas hak milik. Sementara untuk perpanjangan ada tenggat waktu tambahan sampai 20 tahun setelah tanah digunakan atau sebelum berakhir. Selain itu, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan perpanjangan dan pembaharuan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini dapat dilihat dari faktor seperti persyaratan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Perpanjangan HGB<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memperpanjang waktu berlaku HGB ini pun dapat Anda lakukan secara langsung dengan mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Atau melakukan pengajuan mandiri untuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perpanjangan HGB online<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> jika memang BPN tempat Anda telah melayaninya. Namun, tetap pastikan persyaratan terpenuhi yang meliputi kedua syarat berikut :<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Syarat Administrasi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat perpanjangan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang perlu dipersiapkan adalah tahapan administrasi. Anda perlu mengisi formulir permohonan di loket pelayanan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Selain itu, membawa dan menyerahkan beberapa dokumen yang diantaranya :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat kuasa yang bertanda tangan diatas materai jika melalui wakil<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang sudah dicocokan dengan dokumen asli<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat HGB asli<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Izin Pemindahan Hak (Berkaitan dengan kewenangan instansi yang memberi izin dalam sertifikat untuk hak dipindah alihkan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun berjalan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti Surat Setoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (SSB)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti Bayar Uang Pemasukan (Saat Pendaftaran Hak)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Syarat Kualifikasi\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara untuk syarat kualifikasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perpanjangan HGB berapa tahun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> perlu memenuhi beberapa ketentuan. Mulai dari tanah dimanfaatkan dengan baik sesuai keadaan, sifat, dan tujuan pemberian hak. Semua syarat dari pemberian hak dipenuhi secara baik oleh pemegang hak hingga tanah dipergunakan untuk kepentingan umum.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Menghitung Biaya Perpanjangan HGB<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara menghitung biaya perpanjangan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat Anda hitung secara mandiri harus mengacu pada PP Nomor 46 Tahun 2002. Peraturan yang berisi rumus perhitungan memperpanjang HGB berdasarkan jangka waktu dibagi 30 dan dikali 1%. Kemudian hasilnya dikalikan lagi dengan Nilai Perolehan tanah yang dikurangi NPTTKUP dan kali 50%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">20\/(30\u00d71%)\u00d7(NPT-NPT TAP)\u00d750%<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">NPTTKUP adalah NPT yang tidak kena uang pemasukan. Dimana NPT fan NPTTKUP ini dapat dilihat dari SPT PBB tanah yang hendak diperpanjang HGBnya. Untuk mengetahui secara jelas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara menghitung biaya perpanjangan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini, mari simak contoh berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Andi akan memperpanjang kepemilikan HGB untuk luas tanah 500 m\u00b2 dengan harga NPTTKUP Rp800 juta. Maka, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">biaya perpanjangan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Andi adalah :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">20\/(30\u00d71%)\u00d7(NPT-NPT TAP)\u00d750%<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">20\/(30 x 1%) = 0,0067<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya perpanjangan HGB = 0,0067 \u00d7 (NPT-NPTTKUP)\u00d750\u2105<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">= 0,0067 x 800.000.000 x 50% = Rp2.680.000<\/span><\/p>\n<h2><b>Tahapan Memperpanjang HGB<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk dapat memperpanjang HGB, Anda perlu melkaukan beberpaa tahapan. Adapun untuk proses yang perlu Anda lalaui adalah sebagai berikut!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Datang Langsung atau Daftar Online<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan pertama yang harus Anda lakukan ketika ingin memperpanjang HGB adalah melakukan verifikasi pendaftaran. Baik datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional setempat maupun secara online. Sebagaimana <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">peraturan HGb terbaru<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang melayani pengajuan perpanjangan mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa mengisi formulir pengajuan dan perhatikan identitas diri, luas, letak dan penggunaan tanah secara baik. Terlebih mengenai pernyataan tanah tidak sengketa dan pernyataan tanah yang dikuasai secara fisik. Berlaku untuk syarat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perpanjangan HGB yang sudah mati<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Loket Pembayaran<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melakukan verifikasi pendaftaran dengan melampirkan kedua syarat yang telah disebutkan di atas. Tahapan selanjutnya Anda dapat menuju loket pembayaran untuk membayar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">biaya perpanjangan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Mencakup biaya pemeriksaan tanah dan pendaftaran hak.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Proses Layanan Berlangsung<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan berikutnya proses layanan akan berlangsung yang ditandai dengan melakukan pemeriksaan tanah terlebih dahulu oleh BPN. Termasuk ketika<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> perpanjangan HGB bayar BPHTB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memiliki persamaan ketentuan. Meliputi Penerbitan Surat Keputusan dan Perpanjangan Jangka Waktu Kantah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, melakukan Penerbitan Surat Keputusan Perpanjangan Jangka Waktu Kanwil, BPN RI, dan Pendaftaran Hak. Baru melakukan penerbitan sertifikat yang bisa langsung diambil di loket pelayanan kantor pertanahan. Semua tahapan ini dapat diproses jika sudah melakukan pembayaran biaya perpanjangan. Tanpa terkecuali <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">biaya perpanjangan HGB yang sudah mati<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, jangan lupa segera cek <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perpanjangan HGB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Anda! Pastikan tidak masuk tenggat waktu agar bangunan masih bisa digunakan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perpanjangan HGB atau Hak Guna Bangunan merupakan salah-satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik properti terutama tanah. Hal ini karena, berkaitan dengan hukum yang telah ditentukan bagi kewenangan hak guna pakai pada tanah tersebut. Untuk menjaga ketertiban alih fungsi lahan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa merugikan satu pihak. Melalui perpanjangan hgb yang sudah mati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[14],"tags":[],"acf":[],"fimg_url":false,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Simak Pembahasan Cara Memperpanjang HGB di Sini!<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Simak Pembahasan Cara Memperpanjang HGB di Sini!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perpanjangan HGB atau Hak Guna Bangunan merupakan salah-satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik properti terutama tanah. Hal ini karena, berkaitan dengan hukum yang telah ditentukan bagi kewenangan hak guna pakai pada tanah tersebut. Untuk menjaga ketertiban alih fungsi lahan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa merugikan satu pihak. Melalui perpanjangan hgb yang sudah mati [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-07T05:15:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-05T05:27:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Simak Pembahasan Cara Memperpanjang HGB di Sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-snippet":"max-snippet:-1","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Simak Pembahasan Cara Memperpanjang HGB di Sini!","og_description":"Perpanjangan HGB atau Hak Guna Bangunan merupakan salah-satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik properti terutama tanah. Hal ini karena, berkaitan dengan hukum yang telah ditentukan bagi kewenangan hak guna pakai pada tanah tersebut. Untuk menjaga ketertiban alih fungsi lahan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa merugikan satu pihak. Melalui perpanjangan hgb yang sudah mati [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/","og_site_name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda","article_published_time":"2024-04-07T05:15:32+00:00","article_modified_time":"2024-04-05T05:27:11+00:00","author":"Amirul Balada","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Amirul Balada","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/","name":"Simak Pembahasan Cara Memperpanjang HGB di Sini!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-04-07T05:15:32+00:00","dateModified":"2024-04-05T05:27:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/simak-pembahasan-cara-memperpanjang-hgb-di-sini-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Simak Pembahasan Cara Memperpanjang HGB di Sini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/","name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, dan Tips Properti untuk Anda","description":"Linktown","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5","name":"Amirul Balada","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","caption":"Amirul Balada"},"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/author\/amirul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4464"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4464"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4467,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4464\/revisions\/4467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}