{"id":5745,"date":"2026-03-15T17:28:49","date_gmt":"2026-03-15T10:28:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?p=5745"},"modified":"2026-03-08T02:37:55","modified_gmt":"2026-03-07T19:37:55","slug":"aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/","title":{"rendered":"Aturan Baru Pajak Jual Beli Rumah 2026 dan Siapa Sebenarnya yang Tanggung PPN Serta BPHTB"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"9\">Menemukan rumah idaman dengan harga yang pas di kantong memang rasanya seperti memenangkan lotre. Tapi, euforia itu sering kali mendadak hancur berantakan saat proses <i data-path-to-node=\"9\" data-index-in-node=\"167\">deal-dealan<\/i> di depan notaris. Kenapa? Karena baik pembeli maupun penjual sama-sama kaget melihat deretan angka pajak yang harus dibayarkan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">Banyak transaksi yang akhirnya batal secara tragis hanya karena kedua belah pihak ngotot tidak mau menanggung biaya ekstra ini. Agar Anda tidak terjebak dalam drama serupa di tahun 2026, mari kita bedah secara blak-blakan &#8220;jatah&#8221; pajak siapa sebenarnya yang harus dibayar.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"11\"><b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"0\">Kewajiban Mutlak Penjual: PPh (Pajak Penghasilan)<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"12\">Mari kita mulai dari pihak yang menerima uang, yaitu penjual. Saat Anda menjual rumah, negara menganggap Anda mendapatkan penghasilan dari transaksi tersebut. Oleh karena itu, penjual wajib membayar Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 2,5 persen dari nilai transaksi bruto.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Aturan mainnya jelas dan tidak bisa ditawar. Notaris tidak akan pernah mau memproses akta jual beli (AJB) jika bukti setor PPh ini belum dilampirkan. Jadi, untuk para penjual, pastikan Anda sudah memotong 2,5 persen dari harga <i data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"227\">deal<\/i> untuk disetorkan ke negara, bukan dimasukkan semuanya ke kantong pribadi.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"14\"><b data-path-to-node=\"14\" data-index-in-node=\"0\">Beban Berat Pembeli: BPHTB dan (Mungkin) PPN 12 Persen<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"15\">Sekarang giliran pembeli. Beban terberat yang harus Anda siapkan adalah BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan). Angkanya cukup lumayan, yaitu 5 persen dari nilai transaksi (setelah dikurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak atau NPOPTKP yang besarnya berbeda di tiap daerah).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Bagaimana dengan PPN 12 persen yang baru berlaku di 2026 ini? Nah, ini tergantung dari siapa Anda membeli. Jika Anda membeli rumah <i data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"131\">primary<\/i> (baru) langsung dari <i data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"160\">developer<\/i> yang berstatus Pengusaha Kena Pajak (PKP), maka Anda wajib membayar PPN 12 persen. Namun, jika Anda membeli rumah <i data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"284\">second<\/i> dari pemilik perorangan, Anda <b data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"321\">bebas dari PPN<\/b>. Inilah salah satu alasan kenapa rumah sekunder sedang sangat diburu tahun ini!<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"17\"><b data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"0\">Zona Abu-abu: Biaya Notaris<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"18\">Lalu, siapa yang membayar honor notaris dan biaya pengecekan sertifikat? Secara hukum tertulis, sebenarnya tidak ada aturan kaku mengenai hal ini. Inilah yang saya sebut sebagai zona abu-abu.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"19\">Di lapangan, kebiasaan yang paling umum terjadi adalah biaya notaris ditanggung secara <i data-path-to-node=\"19\" data-index-in-node=\"87\">fifty-fifty<\/i> atau dibagi dua antara pembeli dan penjual. Namun, ini sangat bisa dinegosiasikan sejak awal sebelum tanda tangan kesepakatan.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"20\"><b data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"0\">Biar Tidak Pusing, Serahkan pada Ahlinya<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"21\">Menghitung komponen pajak jual beli secara mandiri memang sering bikin sakit kepala. Salah hitung sedikit saja, <i data-path-to-node=\"21\" data-index-in-node=\"112\">budget<\/i> Anda bisa jebol ratusan juta rupiah.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"22\">Itulah alasan kenapa Anda butuh agen properti profesional yang transparan sejak hari pertama. Di Linktown, kami selalu membuatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) super detail untuk setiap klien kami\u2014baik Anda posisi pembeli maupun penjual. Kami akan paparkan rincian BPHTB, PPh, hingga biaya notaris <i data-path-to-node=\"22\" data-index-in-node=\"297\">all-in<\/i> sebelum Anda menyetor uang tanda jadi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"23\">Jangan biarkan pajak merusak momen bahagia Anda memiliki rumah. Yuk, mulai cari rumah idaman Anda dan biar kami yang bereskan pusingnya hitung-hitungan pajak. Konsultasikan gratis sekarang juga di <a href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/\"><b data-path-to-node=\"23\" data-index-in-node=\"197\">Halaman Konsultasi Linktown<\/b>.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menemukan rumah idaman dengan harga yang pas di kantong memang rasanya seperti memenangkan lotre. Tapi, euforia itu sering kali mendadak hancur berantakan saat proses deal-dealan di depan notaris. Kenapa? Karena baik pembeli maupun penjual sama-sama kaget melihat deretan angka pajak yang harus dibayarkan. Banyak transaksi yang akhirnya batal secara tragis hanya karena kedua belah pihak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":5746,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[14],"tags":[],"acf":[],"fimg_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Untitled-design-17.png","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Aturan Baru Pajak Jual Beli Rumah 2026 dan Siapa Sebenarnya yang Tanggung PPN Serta BPHTB<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering ribut saat transaksi karena kaget melihat biaya tambahan? Pahami persentase pajak pembeli dan penjual (BPHTB, PPN 12%, PPh) sesuai aturan terbaru 2026.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aturan Baru Pajak Jual Beli Rumah 2026 dan Siapa Sebenarnya yang Tanggung PPN Serta BPHTB\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering ribut saat transaksi karena kaget melihat biaya tambahan? Pahami persentase pajak pembeli dan penjual (BPHTB, PPN 12%, PPh) sesuai aturan terbaru 2026.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-15T10:28:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-07T19:37:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Untitled-design-17.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1408\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Amirul Balada\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aturan Baru Pajak Jual Beli Rumah 2026 dan Siapa Sebenarnya yang Tanggung PPN Serta BPHTB","description":"Sering ribut saat transaksi karena kaget melihat biaya tambahan? Pahami persentase pajak pembeli dan penjual (BPHTB, PPN 12%, PPh) sesuai aturan terbaru 2026.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-snippet":"max-snippet:-1","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Aturan Baru Pajak Jual Beli Rumah 2026 dan Siapa Sebenarnya yang Tanggung PPN Serta BPHTB","og_description":"Sering ribut saat transaksi karena kaget melihat biaya tambahan? Pahami persentase pajak pembeli dan penjual (BPHTB, PPN 12%, PPh) sesuai aturan terbaru 2026.","og_url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/","og_site_name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, &amp; Tips Properti untuk Anda","article_published_time":"2026-03-15T10:28:49+00:00","article_modified_time":"2026-03-07T19:37:55+00:00","og_image":[{"width":1408,"height":768,"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Untitled-design-17.png","type":"image\/png"}],"author":"Amirul Balada","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Amirul Balada","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/","name":"Aturan Baru Pajak Jual Beli Rumah 2026 dan Siapa Sebenarnya yang Tanggung PPN Serta BPHTB","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-03-15T10:28:49+00:00","dateModified":"2026-03-07T19:37:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5"},"description":"Sering ribut saat transaksi karena kaget melihat biaya tambahan? Pahami persentase pajak pembeli dan penjual (BPHTB, PPN 12%, PPh) sesuai aturan terbaru 2026.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/aturan-baru-pajak-jual-beli-rumah-2026-dan-siapa-sebenarnya-yang-tanggung-ppn-serta-bphtb\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aturan Baru Pajak Jual Beli Rumah 2026 dan Siapa Sebenarnya yang Tanggung PPN Serta BPHTB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/","name":"Artikel Seputar Finance, Lifestyle, dan Tips Properti untuk Anda","description":"Linktown","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f9981f336da5d2455b04f8030cee85f5","name":"Amirul Balada","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f2fa40b7c2844ab3a9876b69bdfec87?s=96&d=mm&r=g","caption":"Amirul Balada"},"url":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/author\/amirul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5745"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5745"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5747,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5745\/revisions\/5747"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linktown.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}