Dulu, Bekasi sering dijadikan bahan candaan sebagai “Planet Lain” karena macet dan panasnya. Namun, stigma itu perlahan runtuh sejak hadirnya Summarecon Bekasi.
Sejak dibuka lewat akses Flyover KH Noer Ali yang ikonik itu, kawasan ini menjelma menjadi simbol status sosial baru di Timur Jakarta. Di tahun 2026 ini, Summarecon Bekasi bukan lagi sekadar perumahan, tapi sudah menjadi New City yang mandiri total.
Bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang untuk membeli properti di sini, Linktown akan membedah apakah kawasan ini benar-benar worth it atau sudah overpriced.
Aksesibilitas: Juara di Kelasnya
Kunci sukses properti adalah akses. Summarecon Bekasi menang telak di sini.
Flyover KH Noer Ali: Jembatan megah ini menghubungkan langsung kawasan Summarecon dengan Jalan Ahmad Yani (Pusat Kota Bekasi) dan akses Tol Jakarta-Cikampek (Gerbang Tol Bekasi Barat). Anda tidak perlu melewati kemacetan jalan tikus.
Transportasi Umum: Kehadiran halte TransJakarta yang terintegrasi di dalam kawasan memudahkan penghuni yang bekerja di Sudirman-Thamrin. Stasiun KRL Bekasi juga hanya berjarak 5-10 menit berkendara.
Fasilitas: Apa Saja yang Ada di 2026?
Membeli rumah di sini berarti membeli gaya hidup. Fasilitasnya sudah sangat matang:
- Apa Saja Kegiatan Natal yang Seru dan Penuh Khidmat Dengan Keluarga? Simak Ini!
- Cara Pasang Keramik Lantai di Rumah, Pasti Rapi!
- 15 Peluang Usaha Rumahan untuk Ibu Rumah Tangga, Dijamin Cuan!
- Kelebihan dan Kekurangan Kusen Aluminium, Lengkap dengan Harganya!
- Linktown Targetkan Setidaknya Transaksi Sebanyak 2,9 T di Tahun 2024
Summarecon Mall Bekasi (SMB): Salah satu mal tersibuk dan terlengkap di Jabodetabek. Ada area Downtown Walk yang hidup sampai malam dengan live music dan kuliner.
Pendidikan: Binus University sudah beroperasi penuh, menjadikan kawasan ini ramai oleh mahasiswa (target pasar sewa kost/apartemen yang gurih). Sekolah Islam Al-Azhar dan BPK Penabur juga tersedia.
Kawasan Komersial: Ruko-ruko di Sinpasa dan Emerald sudah terisi penuh oleh bank, klinik, dan restoran franchise besar.
Harga Pasar 2026: Masih Masuk Akal?
Rumah Tapak (Landed House): Harga rumah second di cluster lama (seperti Lotus, Palm) sudah tembus di angka Rp 2,5 Miliar ke atas untuk tipe standar. Untuk cluster terbaru yang lebih compact, harganya mulai dari Rp 1,8 Miliar.
Analisis Linktown: Harganya memang premium (“Harga Sultan”). Namun, kenaikan harganya (Capital Gain) tergolong stabil karena brand image Summarecon yang sangat kuat.
Apartemen (The SpringLake & Freesia): Ini opsi yang lebih terjangkau. Unit studio bisa didapatkan di kisaran Rp 400 – 500 Juta. Sangat cocok untuk investor pemula yang mengincar pasar sewa mahasiswa Binus.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
Tidak ada kawasan yang sempurna.
Kepadatan di Weekend: Karena SMB adalah magnet wisata warga Bekasi Raya, jalanan utama boulevard seringkali macet parah saat akhir pekan atau ada event konser.
Cuaca: Bekasi tetaplah Bekasi. Udaranya cenderung panas dan lembab dibandingkan area Selatan. Namun, banyaknya danau buatan dan pepohonan di dalam cluster cukup membantu menurunkan suhu mikro.
Ingin Tahu Opsi Lain di Sekitar Summarecon?
Merasa harga Summarecon Bekasi sudah ketinggian? Jangan khawatir. Tim Linktown memiliki data perumahan satelit di sekitar Summarecon yang menawarkan akses yang sama (numpang fasilitas mall-nya), tapi harganya 30-40% lebih murah.
Penasaran di mana lokasinya? Klik tombol WhatsApp untuk info “Rumah Rasa Summarecon Harga Karyawan”.

























