Harga Rumah Second di Bekasi Timur Meroket Gara-Gara LRT Jatimulya

Artikel ini terakhir di perbaharui February 11, 2026 by Amirul Balada
Harga Rumah Second di Bekasi Timur Meroket Gara-Gara LRT Jatimulya

Masih ingat candaan tahun 2010-an kalau Bekasi itu letaknya di luar angkasa karena macet dan panasnya minta ampun? Di tahun 2026 ini, lelucon itu sudah basi.

Sejak LRT Jabodebek beroperasi penuh dan Stasiun Jatimulya (Bekasi Timur) menjadi hub terakhir yang super sibuk, peta properti di sini berubah drastis. Dulu orang malas melirik area Margahayu atau Pengasinan karena akses Tol Cikampek yang “neraka”. Sekarang? Mereka berebut rumah second di gang-gang yang hanya berjarak 10 menit naik ojol ke stasiun LRT.

Data lapangan Linktown menunjukkan anomali menarik: Di saat harga rumah baru (primary) dari developer stagnan karena lahan habis, harga rumah second justru naik gila-gilaan. Kenapa?

Efek “Jatimulya”: Gerbang Baru Kaum Commuter

Stasiun Jatimulya bukan sekadar stasiun akhir, tapi game changer. Bayangkan, dari Bekasi Timur ke Dukuh Atas (pusat Jakarta) kini bisa ditempuh dalam 45 menit pasti, tanpa drama macet Tol Jatibening. Kepastian waktu inilah yang dibeli mahal oleh para pekerja SCBD dan Kuningan.

Dampaknya ke harga tanah?

Mengapa Rumah Second Lebih “Seksi”?

Kenapa orang tidak beli rumah baru saja? Simpel: Luas Tanah. Di Bekasi Timur, developer baru hanya menjual rumah tipe “korek api” (LT 60m2) dengan harga Rp 800 Juta ke atas.

Sementara itu, rumah second di perumahan lama dengan harga yang sama (Rp 800 – 900 Juta) bisa memberikan Anda Luas Tanah 90m2 – 100m2. Renovasi sedikit, cat ulang, ganti pagar, nilainya langsung naik. Inilah yang diincar investor cerdas di 2026: Beli struktur lama, jual akses baru.

Prediksi Linktown: Jangan Tunggu Extension Cikarang

Ada rumor kuat bahwa trase LRT akan diperpanjang hingga Cikarang (Fase 2B). Saran saya: Jangan tunggu itu terjadi. Saat tiang pancang ke arah Cikarang sudah berdiri, harga di Bekasi Timur sudah akan priced-in (naik duluan) dan Anda akan kehilangan momentum.

Window of opportunity terbaik adalah sekarang. Cari rumah butuh uang (BU) di area Rawalumbu atau Mustikajaya. Pastikan legalitas SHM aman, cek kondisi air (karena Bekasi Timur rawan air kuning), lalu kunci harga sebelum pemiliknya sadar kalau rumahnya dekat “harta karun” bernama stasiun LRT.


Bekasi Timur bukan lagi tempat buangan. Ini adalah opsi paling logis buat Anda yang kerjanya di Jakarta Pusat tapi gajinya belum cukup beli rumah di Tebet. Akses transportasi massal adalah kunci kenaikan aset di masa depan, dan Bekasi Timur memegang kunci itu sekarang.